RAJA KEHILANGAN MAHKOTA



(M.Tholibin) 

Petani merupakan orang yang bercocok tanam, profesi sebagai petani adalah pekerjaan yang sangat mulia bahkah dalam pepatah "Petani adalah Rajanya para raja"

Bagaimana tidak..? Wong pekerjaan sebagai petani itu memerlukan dedikasi yang tinggi dan sikap tawakal penuh terhadap Allah SWT.
Bahkah petani diposisikan terhormat karena memberikan manfaat yang sangat banyak bagi kelangsungan hidup manusia bahkan mahluk hidup lainya.
Contoh saja petani menanam padi  atau jagung disitu dapat di manfaat buat manusia dan hewan, burung burung pemakan biji ikut marasakan, sapi kerbau dan hewan lainya juga ikut merasakan.

Namun sejak Akhir Tahun 1992 petani ibarat raja yang kehilangan mahkotanya Tidak lagi punya kuasa atas tanah garapan sendiri, tidak lagi dapat menentukan tanaman apa yang ia inginkan, pupuk dan antihama apa yang akan ia gunakan, serta ke mana menjual hasilnya kelak.

Hasil panen sering sekali tak sebanding dengan biaya tanam, semakin sulit untuk mendapatkan pupuk lantaran harganya yang mahal. Tanah yang semulanya di tabur pupuk kandang sudah subur sekarang tak ngefek lantaran banyaknya pencemaran  kimia yang melebur di bumi sehingga membutuhkan pupuk khusus.

Perlahan para raja ini (petani) tak lagi mensejahterakan diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara dengan kearifan budaya penyediaan pangan yang khas,  spesifik, spiritualistik, bahkan  ritualistik.

Tatkala menjadi “raja”, para petani dapat memelihara tradisi masa lampau, masa kini dan masa depan, dengan aneka macam tatacara, mulai dari istilah hingga pelaksanaan, yang serba rumit, namun mudah dimengerti kedalaman makna yang dikandungnya. Semua mengacu kepada prinsip “hirup hurip sugih mukti” (hidup senang lahir batin tidak kekurangan namun tidak berlebihan) , dan “neundeun miraweuy” (menyiapkan bekal masa depan). Tidak “awuntah” (boros) walaupun “bro di juru bro di panto ngalayah di tengah imah” alias berlebihan). Tapi tetap “ngirit” (hemat) menyimpan dan memelihara “sesa seubeuh” (merasa kenyang) untuk dimodalkeun kembali pada musim tanam mendatang.  
Bangkitlah para Raja ku buatlah Negara Nusantara ini sejahtera dan terjaga terjaga budayanya.







Posting Komentar

1 Komentar

Emoji
(y)
:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)